Faroe Islands: a Faraway Second Home

faroe islands
Sebuah destinasi bisa saja menjadi impian dalam hidup seseorang. Yang ingin diwujudkan dengan ambisi yang dipupuk hari demi hari. Mungkin itu pula yang saya rasakan pada Islandia. Negeri Es dan Api di ujung dunia sana, di Samudera Atlantik paling utara. Pun, sebagaimana ambisi dan hasrat tak terpisahkan, suatu kali mereka jalan sendiri-sendiri pula. Itulah yang saya rasakan pada Faroe Islands kemudian hari; hasrat.
View Post
hokkaido
View Post

5 Alasan Kembali ke Hokkaido; Nomor 1 Ramen!

Selalu ada alasan kembali ke Hokkaido, pikir saya sepulang dari perjalanan selama delapan hari ke Hokkaido tepat satu tahun yang lalu. Perjalanan itu memang begitu berkesan, penuh kejutan dan pengalaman menegangkan. Mulai dari jalan kaki lebih dari sepuluh kilometer di tengah salju hingga tidak membayar ongkos angkutan umum karena kehabisan uang kecil. Rasanya saya masih berutang untuk kembali ke Hokkaido.
View Post
View Post

Tentang Rumah dengan Pekarangan Luas di Hokkaido

Saya selalu memimpikan sebuah rumah dengan pekarangan luas, boleh di depan atau belakang atau samping, yang bisa saya tanami dengan segala rupa pohon dan bunga dan rumput. Di depannya mungkin akan saya tanam sebuah pohon sawo–sebab ia tak terlalu raksasa seperti pohon mangga, lalu pohon sakura merah jambu dan putih, dan di bawahnya mungkin cocok untuk bebungaan.
View Post
View Post

Paris Blues

Orang-orang menyebutnya “City of Light”, pula “City of Love”. Paris. Kota ini dianggap sebagai kota paling romantis di dunia. Menaranya yang ikonis, Eiffel, pun menjadi simbol romantisisme dari zaman ke zaman. Pada malam hari, pendaran lampu yang menari-nari dari menara setinggi lebih dari tiga ratus meter ini dapat membuat sepasang kekasih terpegun. Betapa bintang tak betul-betul dibutuhkan di Paris.
View Post