View Post

Tateyama: Bermain Salju di Musim Semi

Saat saya, Yuki Anggia Putri, berkunjung ke Jepang pada musim semi di bulan Mei, keinginan untuk menikmati salju terasa mustahil. Hingga akhirnya saya menemukan informasi tentang Japan Alpine Tour atau yang lebih dikenal dengan Tateyama Kurobe Alpine Route. Di bulan April dan Mei, kita bisa menyaksikan salju bertumpuk hingga dua puluh meter di sepanjang perjalanan menuju Gunung Tateyama.
View Post
View Post

Euforia Sanja Matsuri di Tokyo

Bagi para pencinta Jepang, pasti sudah tidak asing lagi dengan anime, manga, Gundam, sushi, ninja, karate, atau bahkan hentai. Sejak kecil kita memang sudah melahap berbagai hal dari Jepang, mulai dari kartun Sailor Moon, Detektif Conan, Doraemon, drama Tokyo Love Story, sampai grup cewek cantik AKB48. Nah, kalau untuk yang lebih jantan, pasti kalian pernah baca Initial D atau mungkin hobi karate dan sumo.
View Post
View Post

Sulitnya Menukar Uang di Jepang

Sebelum bertandang ke luar negeri, ke mana pun itu, saya lebih suka menukar rupiah ke dolar daripada ke mata uang negara yang dituju. Waktu ke Korea, saya membeli dolar di daerah Mangga Besar dan menukarnya di Bandara Incheon dan pusat perbelanjaan Myeongdong. Nilai tukar dari dolar biasanya selalu lebih tinggi. Setelah dihitung-hitung, nilai tukar dolar ke won lebih tinggi apabila dibandingkan langsung membeli won dari Jakarta.
View Post
View Post

Fuji Shibazakura Matsuri

Buat yang berencana ke Jepang bulan Mei, jangan bersedih karena musim Sakura sudah berlalu. Waktu saya ke Jepang pertengahan Mei, beruntung saya bisa menyaksikan beragam festival atau matsuri. Pertama, ada Fuji Shibazakura Matsuri. Kedua, Aoi Matsuri di Kyoto. Dan ketiga Sanja Matsuri di Tokyo. Repotnya adalah saya harus menyusun jadwal perjalanan dengan ketat karena ketiga festival itu ada di kota yang berbeda. Tapi, semua keriwehan itu terobati dengan pengalaman menikmati kemeriahan acara tahunan itu.
View Post