Pagi di Liverpool: Antara Albert Dock dan Tur The Beatles

albert dock liverpool
“Kita harus ke Liverpool!”

Tama tiba-tiba menyahut, lantas menunjukkan tabel warna-warni pada laptopnya. Kami diburu waktu, petualangan musim dingin tinggal hitungan minggu dan visa mesti diajukan dan rencana perjalanan mesti dirampungkan. Saya tahu mengapa ia memilih kota maritim itu, tentu untuk mengunjungi kandang klub sepak bola favoritnya yang berslogan tak pernah berjalan sendirian itu. Saya pun menunggu kelanjutannya.

View Post
tarsius belitung
View Post

Mengenal Tarsius, si Mungil Bermata Besar dari Belitung

Saya pertama kali melihat Tarsius dalam tulisan Indohoy beberapa tahun lalu. Saat itu kawan saya, Vira dan Mumun, mengunjungi Konservasi Tangkoko di Bitung, Sulawesi Utara. Primata mungil bermata belo itu sedang memeluk dahan pohon dalam kelam malam, dengan ekor menjuntai melebihi panjang tubuhnya. Ia adalah kera terkecil di dunia. Panjang tubuhnya hanya lima belas sentimeter dan beratnya seratus dua puluh gram. Sekilas mengingatkan pada Koala versi mini.
View Post
kopi kong djie belitung
View Post

Kopi Kong Djie: Ketika Robusta dan Arabika Bertemu di Cangkir

Mungkin banyak kawan yang tahu kalau saya penggemar kopi. Semua jenis kopi saya teguk–bukan tenggak, karena itu lebih cocok untuk bir. Mulai dari kopi tubruk instan hingga kopi bikinan barista yang namanya sangat Italia. Pun saya akui, kopi favorit saya mesti mengandung susu, seperti capucinno yang diramu dari double espresso dan milk dan steamed milk foam. Maklum saja istilahnya keminggris. Begitulah yang biasa diujarkan para barista.
View Post
desa tenganan
View Post

Lontar dan Tenun Ikat Ganda, Warisan Budaya Desa Tenganan

Bapak-bapak telanjang dada bersarung batik yang menyoren keris di pinggang; lembaran-lembaran kertas di tangan. Para pria di Desa Tenganan baru saja menyelesaikan pertemuan rutin di Bale Agung—yang tampak dalam pandangan seperkian langkah dari gerbang desa. Inilah Desa Tenganan Pegringsingan, yang sebelum tahun 1970-an dinobatkan sebagai desa paling terpencil oleh antropolog. Ia kini termasuk dalam wilayah Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem.
View Post
pointcut salon
View Post

Pengalaman Mencoba Hair Coloring di Pointcut Salon Jakarta

Setelah satu bulan menjelajahi negeri-negeri di Atlantik Utara, pada musim dingin yang berangin dan bersalju silih berganti, saya tentunya tak sempat mengurusi rambut panjang saya. Tiap hari kepala dibungkus kupluk wol agar tetap hangat. Untungnya rambut saya tak mengalami masalah apa pun. Cuma, sepulang ke Jakarta yang panas, rambut tiba-tiba terasa kusam dan warnanya seperti tak merata.
View Post
benteng torre tidore
View Post

Benteng Torre: Tengara Silam Pulau Tidore

Membahas sejarah Indonesia tak pernah terlepas dari bayang kolonialisme dan penjajahan. Ini sudah ditelan bulat-bulat sejak buku pelajaran sejarah masih berjudul Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa hingga berganti Sejarah semata. Yang paling saya ingat, dan mungkin juga oleh anak sekolah seangkatan saya, adalah bahwa Indonesia, misalnya, dijajah Belanda selama 350 tahun. Bahwa alasan utama bangsa Eropa datang ke Nusantara adalah memburu hasil bumi kita yang berlimpah. Rempah-rempah.
View Post