Banyak pertanyaan dan permintaan masuk ke kotak pesan saya mengenai tips liburan hemat atau tips agar bisa liburan terus. Keduanya sejenis, bahwa biaya hemat diasumsikan dapat menjamin keberlangsungan liburan sepanjang tahun. Ya, banyak cara bisa dilakukan untuk penghematan. Bisa dengan mengurangi jatah anggaran akomodasi dan konsumsi ataupun dengan rajin-rajin memburu tiket promo.

Itulah yang biasa saya lakukan. Pada perjalanan ke London misalnya, saya mendapat tiket promo seharga sembilan ratus ribu rupiah saja. Hemat lebih dari 500%. Lalu saya memilih hostel dengan kamar tipe asrama seharga tiga ratus ribuan dan tiap sarapan hanya merogoh satu Pounds untuk burger McDonald’s. Hemat banget, kan?

yogyakarta
Jangan lupa naik becak keliling Alun-alun.

Karena itu, saya ingin membagi tips liburan hemat; tak perlu jauh-jauh ke London, sih, karena tiket promo ke sana cukup langka. Apalagi untuk liburan akhir pekan dua-tiga malam, mendingan memilih destinasi yang istimewa dan terjangkau. Yogyakarta!

Sebelum rutin jalan-jalan seperti tiga tahun belakangan ini, saya senang main ke Yogyakarta pada akhir pekan (syukur-syukur kalau ada hari kejepit) untuk mengejar suasana yang santai dan meninggalkan rutinitas Jakarta. Apalagi ada banyak pilihan penginapan dan kuliner nikmat di Kota Pelajar ini.

Manfaatkan Promo Paket (Hotel + Flight) Traveloka

Asyiknya lagi, sekarang agen perjalanan online seperti Traveloka meluncurkan penawaran yang menggiurkan, yaitu Paket Flight + Hotel untuk menghemat biaya tiket pesawat sekaligus penginapan dengan cara pemesanan yang cepat dan praktis. Liburan jadi makin mudah, sesimpel memencet likes di foto Instagram.

Perlu dicatat pula, walaupun menjual paket untuk tiket pesawat dan kamar hotel, konsumen memiliki kebebasan untuk mengganti pilihan tiket atau kamar sesuai kebutuhan. Jadi, bisa banget untuk disesuaikan lagi dengan anggaran liburan. Semisal bisa memilih maskapai berharga rendah ketimbang maskapai nasional atau bisa memilih kamar bintang dua ketimbang bintang lima.

Berikut cara memesan Paket Flight + Hotel.

ohelterskelter.com yogyakarta
Cara memesan Paket Flight + Hotel.
  1. Bukalah aplikasi Traveloka dan temukan fitur “Flight + Hotel” yang berwarna ungu.
  2. Masukkan rincian penerbangan (asal kota, destinasi tujuan, tanggal penerbangan, jumlah penumpang, dan kelas penerbangan).
  3. Geser halaman ke bawah dan masukkan rincian penginapan (kota tujuan, tanggal mulai menginap, durasi lamanya menginap, total tamu, dan jumlah kamar yang diinginkan) lalu klik “Find Packages.”
  4. Kemudian muncul pilihan-pilihan hotel yang tersedia (disertai pula potongan harganya), tinggal pilih sesuai kebutuhan.
  5. Jika hotel sudah tetap, kita juga bisa mengganti tiket pesawat yang diinginkan. Ada pilihan “Sort” untuk melihat pilihan harga, skor ulasan, dan pilihan terlaris. Untuk “Filter” bisa dipilih rentang harga paket, maskapai penerbangan, bintang dan fasilitas penginapan, juga tipenya; seperti homestay, apartemen, hotel, dan lain-lain.
  6. Setelah oke, lanjutkan ke pembayaran. Biasanya saya menggunakan kartu kredit agar lebih praktis, tapi ada juga pilihan mobile banking dan transfer melalui ATM.
  7. Duduk manis dan menunggu bukti pemesanan paket, dengan penghematan hampir tujuh ratus ribu rupiah padahal paketnya untuk dua hari lagi.
ohelterskelter.com yogyakarta
Hemat banyak.

Itinerary Akhir Pekan di Yogyakarta

Setelah beres urusan pesawat dan akomodasi, tinggal susun rencana perjalanan di Yogyakarta. Berikut ini rekomendasi destinasi yang bisa kamu kunjungi dalam dua hari, mulai dari destinasi yang berpusat di Kota Yogyakarta hingga menuju kabupaten sebelah, yaitu Gunungkidul.

Hari Pertama

1. Malioboro dan Pasar Beringharjo

ohelterskelter.com yogyakarta
Sarah naik becak menyusuri Maliboro.

Mungkin Malioboro sudah terlalu pasaran dan ramai, tapi jalan ini tetap asyik dikunjungi, apalagi di sekitar Pasar Beringharjo. Selain banyak tukang pecel dan bakpia, saya selalu menyempatkan belanja batik murah meriah di pasar ini. Setelah itu, bisa dilanjutkan berjalan kaki ke Titik Nol Kilometer Yogyakarta dan melihat suasana klasik bangunan-bangunan di sekitar.

2. Benteng Vredeburg

Terletak di dekat Titik Nol Kilometer Yogyakarta, benteng yang kini menjadi museum ini sangat strategis dan mudah dijangkau. Buka setiap hari kecuali Senin dari pukul 07.30 hingga 16.00 WIB, benteng yang dibangun pada 1767 ini dahulu berfungsi sebagai pusat pemerintahan dan pertahanan residen Belanda. Ia dibangun dengan alasan untuk menjaga keamanan keraton–karenanya menghadap jalan utama menuju keraton dan sepertembakan meriam saja jaraknya. Diperkirakan ia dibangun untuk mengantisipasi serangan Sri Sultan Hamengkubuwono I.

3. Keraton Yogyakarta

ohelterskelter.com yogyakarta
Keraton Yogyakarta.

Ini juga destinasi favorit di Yogyakarta, terhitung lebih dari tiga kali saya berkunjung dan tak pernah bosan. Kalau beruntung, bisa sekaligus menyaksikan pergantian shift Abdi Dalem. Menarik sekali melihat bapak-bapak berbatik lurik berjalan meninggalkan posnya lalu mengendari motor tua dan pulang ke rumah. Supaya kunjungan lebih memuaskan, gunakan juga jasa pemandu agar bisa mendapat penjelasan tentang sejarah Keraton yang lengkap.

Jangan lupa juga berkunjung pada hari Sabtu dan Minggu jika ingin menyaksikan perpaduan musik gamelan dan tarian tradisional di keraton.

ohelterskelter.com yogyakarta
Berfoto bersama Abdi Dalem.
ohelterskelter.com yogyakarta
Nastasia senang main ke keraton.
ohelterskelter.com yogyakarta
Waktunya pulang.

4. Taman Sari

ohelterskelter.com yogyakarta
Kosong saat hujan.

Bisa dibilang ini objek wisata paling ramai di Yogyakarta, sudah lebih dari tiga kali ke sini dan saya perhatikan tak pernah sepi. Entah saat panas ataupun hujan. Mau bagaimana lagi, taman air yang dahulu berfungsi sebagai tempat pemandian keluarga sultan ini memiliki arsitektur yang cantik. Dengan dinding berwarna cokelat agak merah jambu, setiap sudut Taman Sari cocok jadi latar foto.

Mampirlah juga ke masjid bawah tanah yang terkenal dengan lorong dan tangganya yang berpusat di tengah; untuk menuju ke sana harus keluar dahulu dari area pemandian dan melewati gang-gang rumah penduduk. Jangan malu bertanya kalau tidak tahu jalannya.

ohelterskelter.com yogyakarta
Kolam pemandian sultan.
ohelterskelter.com yogyakarta
Bagian tengah masjid bawah tanah.

5. Alun-alun Lor dan Kidul

ohelterskelter.com yogyakarta
Alun-alun Lor saat tiada acara.

Alun-alun merupakan lapangan besar di depan  dan belakang keraton yang dahulu berfungsi sebagai tempat perayaan atau berkumpulnya rakyat. Di Yogyakarta terdapat dua alun-alun, Lor di Utara dan Kidul di Selatan. Jika Alun-alun Lor terkenal sebagai tempat Pasar Sekaten yang berlangsung pada akhir tahun, Alun-alun Kidul terkenal sebagai tempat hiburan warga, dengan odong-odong kerlap-kerlipnya dan mitos Beringin Kembar.

Hari Kedua

1. Kebun Buah Mangunan

Menara pandang di Mangunan.

Kebun Buah Mangunan berada di Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul. Sekitar lima belas kilometer dari pusat Kota Bantul, dan tiga puluh lima kilometer dari Yogyakarta. Dengan luas mencapai dua puluh empat hektar dan berada sekitar dua ratus meter di atas permukaan laut, udara di tempat ini sangat menyejukkan. 

Terdapat menara pandang yang populer dikunjungi pada pagi hari. Pengunjung dapat menyaksikan kabut yang menyelimuti hutan dan rumah-rumah di sepanjang area Sungai Oyo. Sungguh pemandangan yang tak boleh dilewatkan.

Kabut di atas Sungai Oyo.

2. Pantai Seruni

Pantai Seruni yang tenang.

Pantai Seruni berada di Desa Tepus, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul–paling timur di antara garis pantai di Gunungkidul. Ia belum sepopuler Pantai Indrayanti, yang terlihat ramai sekian kilometer sebelumnya. Lokasi Pantai seruni bersebelahan saja dengan Pok Tunggal, ikuti petunjuk jalan saat memasuki area pantai yang dibarisi perkebunan dan ladang warga.

Pantai ini termasuk alami dan sangat indah, dengan tebing-tebing tinggi bagai di Sumba. Pasirnya tak terlalu putih, tetapi bersih dan asyik menjadi tempat bersantai menghabiskan waktu. Nikmati pula pemandangan nelayan yang asyik menjaring ikan di sekitar.

Pantai bertebing yang cantik.

3. Nglanggeran

Gunung Purba Nglanggeran.

Satu-satunya gunung api purba di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang terbentuk dari pembekuan magma yang terjadi lebih dari enam puluh juta tahun silam terdapat di Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul. Pada 19 September 2015 lalu UNESCO menetapkan Desa Nglanggeran dan gunung api purbanya sebagai Kawasan Global Geopark Network.

Selain mendaki gunung purbanya, bagi yang ingin bersantai saja dapat berjalan sedikit saja ke atas Embung Nglanggeran. Sebuah waduk buatan yang dibuat di ketinggian. Pemandangan dari sini sekilas mirip Mangunan, hutan menghijau yang berselimut kabut pada pagi dan sore hari. Datanglah jelang matahari terbenam karena kita bisa menyaksikan senja yang indah di sini.

Embung Nglanggeran.

Demikianlah salah satu rekomendasi liburan hemat yang bisa kamu tiru, tentunya pilihan kotanya bisa disesuaikan dengan pilihanmu. Bisa juga diganti dengan Semarang, Solo, ataupun Malang. Kalau mau berbagi tips liburan hemat versi kalian, boleh banget tinggalkan di kolom komentar.

Total
25
Shares

16 comments

  1. terima kasih infonya, jogja emang kota yang tepat untuk liburan hemat versi luar kota..

    mau share kalau lebih lemat lagi bisa city tour sekitar kota jakarta juga lhoo..

    salam kenal kak yuki, sukses selalu yah kak 🙂

    1. iyaaa, santai banget memang di Jogja suasananya, bikin betah berlama-lama.
      kalau city tour di Jakarta mah udah sering banget, bisa ikut Walking Tour serunya.
      Terima kasih Claudia, salam kenal juga. 🙂

  2. Wah, thanks for sharing kak Yuki.

    Rekomendasi itinerary-nya menarik. Aku belum ke pikiran mau ke Nglanggeran kalo ke Yogya.
    Udah masuk bucket list nih buat di 2018 nanti hihi

    Keep traveling, kak 🙂

    1. makasih udah mampir ke sini, Liana.
      iyaaa, kalau datang pagi mendingan sekalian trekking naik ke puncak gunung purbanya di Nglanggeran itu, enggak terlalu sulit kayaknya dan pasti cakep pemandangan dari atas.

      Yogyakarta dan sekitarnya memang banyak banget destinasinya, aku belum jelajah banyak tempat.
      Happy Traveling juga, ya! :*

    1. iyaaa, memang lagi beruntung banget, sampai belum merasa masuk akal pas udah di pesawat. semoga kamu bisa nemuin hoki kayak begini juga, ya. 🙂

    1. halo Nugraha,
      terima kasih sudah mampir ke sini, semoga bisa jadi acuan buat jalan-jalan dan piknik di Jogja, ya.
      Selamat Liburan! 🙂

Feel free to ask or to leave a comment...

%d bloggers like this: