Siapa sangka minuman teh hijau asal Jepang favorit saya, matcha, dapat menjadi bahan utama produk perawatan kulit yang diluncurkan oleh Garnier baru-baru ini. Selama ini saya mengira matcha cuma nikmat diminum dan memiliki zat antioksidan alami yang baik bagi kesehatan tubuh. Ternyata, ia juga bermanfaat bagi kesehatan kulit wajah. Semuanya berkat inovasi Garnier.

Dan baru-baru ini saya senang sekali menerima sekotak paket Garnier Pure Active Matcha. Kotak bernuansa hijau dan cokelat itu ternyata berisi rangkaian produk baru Garnier yang berbahan utama matcha, yaitu Pure Active Matcha Deep Clean Dirt & Oil Control Foam dan Pure Active Matcha Deep Clean Blackhead & Pore Purifying Clay Mask. Singkatnya, Matcha Foam dan Matcha Clay Mask.

ohelterskelter.com garnier matcha clay mask
Terima kasih Garnier Indonesia!

Asal tahu saja, matcha memiliki kandungan antikoksidan 100 kali lebih banyak dari teh China biasa.

Garnier Matcha Clay Mask, Masker dengan Efek Onsen!

Seperti yang sudah kita tahu, matcha punya banyak manfaat bagi kesehatan kulit. Nah, manfaat tersebut dikembangkan oleh Garnier dalam dua produk terbarunya yang #MatchaModeOn banget!

Kelebihan Garnier Matcha Foam adalah membersihkan wajah dari minyak dan debu polusi sehingga kulit tampak lebih cerah, bebas minyak, dan lembab selalu. Sementara, Garnier Matcha Clay Mask memiliki kandungan 2 kali lipat ekstrak matcha untuk menyingkirkan komedo dan minyak berlebih dan dengan efek onsen atau efek hangatnya, dijamin pori-pori akan terbuka dan lebih mudah dibersihkan. Unik banget, kan, karena selama ini kita biasanya merasa kulit kaku atau dingin saat memakai masker.

Dan Matcha Clay Mask cukup dipakai 3 menit saja!

ohelterskelter.com garnier matcha clay mask
Menikmati Matcha Latte dari Garnier.

Oh iya, dan senang sekali karena ternyata di dalam paket ini juga disertai bubuk matcha yang bisa dibikin jadi Matcha Latte dan permen rasa matcha. Cocok buat teman maskeran!



Pengalaman Memakai Produk Garnier Pure Active Matcha

Untungnya paket Garnier Pure Active Matcha tiba di rumah sebelum saya berangkat trip sebelas hari keliling Indonesia. Jadi, punya kesempatan untuk merasakan fungsinya. Apalagi buat pejalan aktif seperti saya, masalah kulit berminyak dan kusam karena terlalu sering terpapar sinar matahari adalah cobaan sehari-hari.

Kulit saya berjenis kombinasi, cenderung berminyak di daerah T, yaitu dahi dan hidung; yang makin menjadi-jadi kalau sering berjemur. Saya pun segera mengemas kedua produk terbaru Garnier ini ke dalam tas peralatan mandi.

Pertama kali mencoba Garnier Matcha Foam saya langsung jatuh cinta pada aroma matcha-nya, rasanya ingin dijilat saja, apalagi warnanya juga hijau segar. Teksturnya mirip sabun wajah pada umumnya, tapi bedanya busanya tak terlalu banyak. Sepengetahuan saya ini baik bagi kulit karena semakin banyak busa berarti semakin banyak bahan kimia yang dipakai dan cenderung menyebabkan wajah kering. Oh ya, Matcha Foam ini juga memiliki sensasi menthol saat dipakai.




ohelterskelter.com garnier matcha clay mask
Bersihkan wajah dengan Matcha Foam dahulu.
ohelterskelter.com garnier matcha clay mask
Lalu gunakan Matcha Clay Mask dan tak perlu takut matahari lagi.

Matcha Foam ini cocok sekali untuk kulit saya, efeknya membuat kulit kesat dan lembab, bebas minyak dan setelah dua minggu dipakai tidak ada gangguan seperti jerawat atau gatal-gatal yang timbul. Ini berarti saya akan memakainya terus mulai sekarang. Asyik, punya kawan jalan baru!

Lalu, bagaimana dengan maskernya? Wah, bisa dibilang Garnier Matcha Clay Mask ini adalah masker favorit saya saat ini. Setelah dibawa jalan-jalan dua minggu dan dipakai tiap dua hari sekali, rasanya kulit makin bersih dan lembab. Paling penting bikin kulit bebas minyak, salah satu masalah utama kulit saya.

Dengan kemasan berupa sachet, Garnier Matcha Clay Mask ini jadi luar biasa praktis untuk dibawa ke mana aja, tidak seperti kemasan masker saya di rumah yang segede gaban. Satu sachet masker untuk satu kali pemakaian, tapi karena berwajah mungil, saya bisa memakainya untuk dua kali. Hemat di kantong, sehat di kulit!

Dan buat yang penasaran, efek onsen atau sauna yang menghangatkan di kulit ini bikin pengalaman memakai masker jadi nyaman dan relaks banget. Saya, sih, biasanya malah sampai kebawa tidur karena keenakan. Padahal, masker ini cukup dipakai 3 menit lalu bersihkan dengan air.

Walaupun berjenis clay, Garnier Matcha Clay Mask tidak mengering dan mengeras di kulit, yang biasanya bikin kulit kaku dan sakit saat dilepas maskernya. Mungkin karena clay-nya mengandung kaolin yang aman untuk kulit sensitif. Selain itu, asam laktat di dalamnya juga dapat mempercerah kulit.

Duh, kalau begini jadi makin percaya diri jalan-jalan di luar tanpa takut kulit berminyak dan berkomedo karena sering berjemur sinar matahari. Jadi, kapan kalian mau #MatchaModeOn juga?

ohelterskelter.com garnier matcha clay mask
Wajah cerah dan segar.

P.S. Selain Pure Active Matcha, saya juga menggunakan Garnier Micellar Water untuk membersihkan wajah sehari-hari.

Photos: @tamagraph